TLii | LAPAS NARKOTIKA KLS IIA SAMARINDA
03/04/2025
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Lapas Narkotika Samarinda 03 April 2025 Lapas Narkotika Samarinda secara resmi menutup layanan kunjungan Lebaran Idul Fitri 1446 H pada Kamis (3/4), yang merupakan hari keempat sekaligus hari terakhir momen silaturahmi warga binaan dengan keluarga mereka.
Sejak 31 Maret hingga 3 April 2025, layanan kunjungan berlangsung dengan tertib, aman, dan nyaman. Petugas Lapas Narkotika Samarinda sejak pagi telah bersiap untuk memastikan seluruh proses kunjungan berjalan lancar, dengan tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan bagi warga binaan serta keluarga mereka.
Suasana ruang kunjungan dipenuhi haru dan kebahagiaan. Warga binaan memanfaatkan waktu pertemuan untuk berbincang, bercanda, serta menikmati hidangan khas Lebaran yang dibawa dari rumah. Pelukan erat serta ungkapan maaf antara keluarga dan warga binaan menjadi pemandangan yang mengharukan, memberikan semangat baru bagi para warga binaan dalam menjalani pembinaan.
Menambah kemeriahan, Kepala Lapas Narkotika Samarinda, Theo Adrianus, turut menghibur warga binaan dan keluarga dengan menyumbangkan suara dalam sesi hiburan. Beberapa petugas dan warga binaan juga turut tampil, menciptakan suasana akrab dan penuh kegembiraan. Hiburan ini menjadi pelengkap dalam mempererat hubungan kekeluargaan dan menghadirkan keceriaan di tengah momen silaturahmi.
Kalapas Narkotika Samarinda, Theo Adrianus, menyampaikan bahwa dalam penyelenggaraan layanan kunjungan ini, pihaknya bersinergi dengan TNI dan Polri guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. “Sinergi ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dan memberikan rasa aman bagi warga binaan serta keluarga mereka,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya layanan kunjungan Lebaran Idul Fitri 1446 H, diharapkan kebersamaan yang terjalin selama empat hari ini dapat menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik.
“Lebaran di balik jeruji tidak menghalangi hangatnya kasih sayang dan harapan. Silaturahmi yang terjalin menjadi bukti bahwa harapan selalu ada bagi setiap insan untuk menjadi lebih baik di masa depan,” pungkas Theo Adrianus, Tutupnya.
Redaksi : Ruli Siswemi