TLii|SUMUT|SIMALUNGUN – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, melakukan kunjungan kerja ke lokasi bencana alam banjir bandang dan longsor di Jalan Anggarajin, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun pada Jumat, 28 Maret 2025. Kunjungan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut didampingi oleh Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M. dan sejumlah pejabat daerah lainnya.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Sabtu, 29 Maret 2025 sekitar pukul 06.00 WIB, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah provinsi terhadap bencana yang melanda kawasan wisata Parapat dua pekan sebelumnya.
Bencana alam tersebut terjadi pada Minggu, 16 Maret 2025. Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Girsang Sipangan Bolon sejak pukul 15.00 WIB menyebabkan debit air Sungai Batu Gagak meluap sekitar pukul 16.00 WIB. Luapan air tersebut mengakibatkan tanggul sungai jebol sehingga menghempaskan puing-puing batu besar dan banjir dari Jalan Anggarajin hingga Jalan SM Raja di Kelurahan Parapat.
Dampak dari bencana ini cukup signifikan, dengan 181 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir berupa air dan material yang masuk ke dalam rumah warga. Di antaranya, lima rumah mengalami kerusakan berat akibat terjangan air yang membawa puing-puing batu besar.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Bobby Nasution didampingi oleh jajaran pimpinan daerah dan aparat keamanan, di antaranya Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Tagor Rio Pasaribu S.E., Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Slamet Fadjan M.Han., dan Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, S.E.
Turut hadir dalam peninjauan lokasi bencana sejumlah kepala dinas terkait, seperti Kepala Dinas PUTR Robinson Damanik, M.T., Kepala Dinas Kesehatan Edwin Tony Simanjuntak, dan Kepala BPBD Kabupaten Simalungun. Pengamanan kegiatan dilakukan oleh personel Polres Simalungun dan Kodim 0207/Simalungun.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi dan kabupaten dalam penanganan bencana dan pemulihan pasca bencana di kawasan wisata Parapat. Sebagai salah satu destinasi wisata utama di Sumatera Utara, kondisi Parapat pasca bencana mendapat perhatian khusus dari pemerintah provinsi.
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menjalankan fungsi pengamanan selama kunjungan berlangsung, memastikan kegiatan peninjauan lokasi berjalan lancar dan aman. Pengamanan yang dilakukan merupakan bentuk tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Simalungun, khususnya saat kunjungan pejabat tinggi ke lokasi bencana.
Melalui kunjungan ini, diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan bantuan bagi warga terdampak bencana serta penanganan infrastruktur yang rusak akibat banjir bandang dan longsor di kawasan wisata Parapat.