Gelapkan Sepmor Milik PT Adira Langsa, Seorang Wanita Dijatuhi 10 Bulan Penjara

- Redaksi

Rabu, 30 Agustus 2023 - 18:18 WIB

20345 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

TIMELINES INEWS | LANGSA

Langsa – Pengadilan Negeri (PN) Langsa menjatuhkan vonis hukuman 10 bulan penjara kepada Alfiza warga Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, yang terbukti melakukan tindak pidana penggelapan sepeda motor kredit milik PT Adira Finance Cabang Langsa.

Putusan itu tertuang dalam surat Nomor 89/Pid.B/2023/PN.Lgs, yang mengadili menyatakan terdakwa Alfiza binti Ponimin telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pemberi fidusia yang mengalihkan benda yang menjadi objek fidusia yang dilakukan tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari penerima fidusia, sebagaimana dakwaan alternatif kedua penuntut umum.

Menjatuhi hukuman pidana kepada terdakwa di atas oleh karena itu dengan pidana penjara selama 10 bulan dan denda Rp 1 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama satu bulan.

Humas Pengadilan Negeri Langsa, Iman Harrio Putmana saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan terkait putusan tersebut yang dilakukan pada 7 Agustus 2023 lalu.

“Benar sudah diputuskan, pada 7 Agustus 2023,” jawab Imam singkat melalui pesan WhatsApp, Rabu (30/8/2023).

Baca Juga :  PT.Socfindo Lae Butar Menanggapi Stunting Salah Seorang Anak Dari Karyawan PT.Socfindo 

Sementara itu, Supervisor PT Adira Finance Cabang Langsa, Muhammad Hatta, menyampaikan, bahwa pihak telah melaporkan Alfiza dalam kasus penggelapan satu unit New Scoopy Stylish yang dibelinya dengan cara kredit.

“Alfiza menjual unit tersebut ke orang lain tanpa sepengetahuan perusahaan Adira Finance cabang langsa. Kemudian nasabah juga sudah tidak ada pembayaran dari angsuran ke 7 di bulan Juli 2022,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, bahwa nasabah tersebut tidak koperatif dengan sulit dihubungi serta nasabah juga pindah dari Kota Langsa ke Calang ikut suaminya.

“Terpidana tidak ada itikat baik untuk melakukan pembayaran dan informasi di lapangan, nasabah sudah mengalihkan unit tersebut ke pihak lain tanpa persetujuan dari PT Adira dari awal pengambilan unit,” terangnya.

Atas dasar tersebut, nasabah dianggap telah melakukan penggelapan unit Adira, sehingga pada tanggal 27 September 2022, pihak Adira melakukan pelaporan ke Polres Langsa dengan kasus penggelapan unit jaminan fidusia, sampai akhirnya nasabah berhasil ditahan di Polres Langsa pada 1 Mei 2023.

“Nasabah kita laporkan ke Polres Langsa dengan no laporan Nomor : SKTBL/165/IX/2022/SPKT/POLRES LANGSA/POLDA ACEH, Karena kita anggap nasabah sudah tidak kooperatif,” ujar Muhammad Hatta.

Baca Juga :  Bertambah! Sudah 73 Motor Pemudik Titip di Polsek Jajaran, Ini Pesan dari Polresta Banda Aceh

Muhammad Hatta juga menambahkan, pihaknya tidak bisa melegalkan pengalihan kepada orang lain tersebut karena tanpa izin. Dimana sejak awal nasabah tidak menunjukkan itikad baik dan menurut nasabah dipersidangan, terpidana melakukan hal itu bekerjasama dengan ZU (DPO).

“Kredit awal nasabah mendapatkan uang DP Rp3 juta dari yang bersangkutan dengan perjanjian nasabah menggunakan namanya untuk mengambil satu unit kredit,” jelasnya.

Kemudian, setelah itu akan ditambah Rp 1 juta lagi, jika unit berhasil keluar dan diserahkan uangnya pada saat unit diserahkan ke ZU, bahkan Alfiza menawarkan untuk melakukan praktik serupa kepada siapa saja yang mau melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan nasabah.

“Kita berharap kasus ini tidak terulang lagi ke depannya oleh pihak lain, karena ergiur dengan iming-iming uang yang diberikan orang lain atau agen yang ingin membantu mengalihkan unit ke pihak lainnya lagi tanpa ada konfirmasi apapun kepada kami,” pungkas Muhammad Hatta.

Facebook Comments Box

Penulis : yon

Editor : yon

Berita Terkait

Kapolres Pidie Jaya Pimpin Patroli Keamanan di Pantai TPI Kuala Kiran, Pastikan Wisata Lebaran Aman
Mempererat Ukhuwah, Kapolres Pidie Jaya dan Pemkab Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1446 H
Mempererat Ukhuwah, Kapolres Pidie Jaya dan Pemkab Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1446 H
Avanza Masuk Jurang, Renggut Nyawa Warga Pijay di Cot Murong Kota Sabang, Polisi dan Tim Berhasil Evakuasi Korban
. Open House Pangdam IM, Wujud Harmoni dan Kedekatan TNI dengan Masyarakat Aceh
Dirlantas Polda Aceh Pastikan Keamanan Arus Mudik dan Wisata di Pidie Jaya Selama Idul Fitri
Bupati dan Wabup Pidie Jaya gelar Open Hause, Ratusan Tamu Padati Pendopo.
Ciptakan Keamanan Warga Berlibur . Polres Pidie Jaya Patroli Tempat Wisata

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 19:03 WIB

Kapolres Pidie Jaya Pimpin Patroli Keamanan di Pantai TPI Kuala Kiran, Pastikan Wisata Lebaran Aman

Kamis, 3 April 2025 - 15:58 WIB

Polsek Medan Baru Selesaikan Konflik Warga Melalui Mediasi

Kamis, 3 April 2025 - 15:48 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Resmi Menutup Layanan Kunjungan Lebaran Idul Fitri 1446 H

Kamis, 3 April 2025 - 14:28 WIB

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 112/DJ Kodam IM Rayakan Idul Fitri di Puncak Jaya Papua

Kamis, 3 April 2025 - 14:06 WIB

Mempererat Ukhuwah, Kapolres Pidie Jaya dan Pemkab Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1446 H

Kamis, 3 April 2025 - 13:36 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Lakukan Pengecekan Pos Pengamanan Ops Ketupat Toba 2025

Kamis, 3 April 2025 - 12:08 WIB

Ratusan Warga Binaan Rutan Kelas 1 Medan Laksanakan Sholat Idul Fitri Berjamaah

Kamis, 3 April 2025 - 11:40 WIB

Kunjungan Lebaran Hari ke-3 di Lapas Perempuan Medan: Momen Kebersamaan dan Keberkahan

Berita Terbaru