TLii | ACEH | Gayo Lues – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues nomor urut 2, Suhaidi-Maliki, terus mendapatkan dukungan dari sejumlah tokoh politik berpengaruh di Gayo Lues Provinsi Aceh. Dukungan yang semakin kuat ini dinilai akan memperkuat posisi pasangan tersebut dalam kontestasi Pilkada Gayo Lues 2024.
Salah satu dukungan yang mencolok datang dari Irmawan, Ketua DPW PKB Aceh sekaligus anggota DPR-RI periode 2014-2029. Dalam pernyataannya, Irmawan menegaskan bahwa pasangan Suhaidi-Maliki adalah figur yang tepat untuk melanjutkan pembangunan di Gayo Lues. “Kami yakin Suhaidi-Maliki memiliki kapasitas dan integritas untuk membawa perubahan positif di daerah ini,” ujarnya.
Dukungan serupa juga datang dari mantan Bupati Gayo Lues periode 2017-2022, Muhammad Amru, yang secara tegas menyatakan bahwa pasangan ini mampu melanjutkan program-program strategis yang telah ia mulai semasa menjabat. “Suhaidi-Maliki punya pengalaman dan komitmen untuk melanjutkan apa yang sudah kami rintis. Saya yakin mereka mampu membawa Gayo Lues ke arah yang lebih baik,” kata Amru.
Selain itu, dua anggota DPRK Gayo Lues turut menyuarakan dukungan penuh. Idris Arlem, anggota DPRK periode 2019-2024 dari Partai Demokrat, dan Fahmi Sahab, yang baru saja terpilih sebagai anggota DPRK periode 2024-2029 juga dari Partai Demokrat, menyatakan komitmen mereka untuk memenangkan Suhaidi-Maliki. “Kami solid mendukung Suhaidi-Maliki karena kami percaya pada visi dan misi yang mereka bawa untuk kesejahteraan masyarakat Gayo Lues,” ungkap Fahmi Sahab.
Dukungan dari para tokoh ini memperlihatkan adanya kekuatan politik yang semakin mengkristal di belakang pasangan Suhaidi-Maliki. Dengan koalisi yang melibatkan berbagai tokoh berpengaruh dan partai politik, pasangan ini diharapkan mampu menarik simpati masyarakat dan memenangkan Pilkada Gayo Lues.
Pilkada Gayo Lues 2024 kini menjadi salah satu kontestasi politik yang dinamis, dengan persaingan ketat antara para kandidat. Dukungan dari tokoh-tokoh penting ini bisa menjadi faktor penentu bagi pasangan Suhaidi-Maliki untuk memenangkan hati pemilih.
Selain dukungan dari tokoh-tokoh politik, pasangan Suhaidi-Maliki juga mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk tokoh adat, ulama, dan kelompok pemuda di Gayo Lues. Kekuatan koalisi ini dianggap mampu mengonsolidasikan suara dari berbagai elemen masyarakat, terutama di daerah pedesaan yang menjadi basis utama pemilih di wilayah tersebut.
Suhaidi, yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha sukses, dianggap mampu membawa ide-ide inovatif dalam memajukan perekonomian Gayo Lues. Visi ekonominya yang berfokus pada peningkatan sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata dianggap selaras dengan potensi alam Gayo Lues. “Kami ingin memastikan sumber daya lokal dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkap Suhaidi dalam salah satu kampanyenya.
Sementara itu, Maliki, yang dikenal sebagai tokoh muda dengan pengalaman birokrasi yang luas, dipandang mampu memperbaiki tata kelola pemerintahan dan mempercepat reformasi pelayanan publik di Gayo Lues. Maliki sering menekankan pentingnya modernisasi birokrasi dan pemanfaatan teknologi dalam pemerintahan untuk memastikan pelayanan yang lebih cepat dan transparan bagi masyarakat. “Pemerintah yang efisien dan transparan adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Di sisi lain, pasangan ini menghadapi tantangan dari kandidat-kandidat lain yang juga memiliki basis massa yang kuat. Namun, dukungan yang mengalir dari tokoh-tokoh penting seperti Irmawan, Muhammad Amru, Idris Arlem, dan Fahmi Sahab diyakini akan meningkatkan elektabilitas Suhaidi-Maliki. Kehadiran mereka dalam tim pemenangan dipandang memberikan dorongan signifikan, baik dari segi penggalangan dukungan politik maupun logistik di lapangan.
Pengamat politik lokal, Dr. Husni Mubarok, menilai bahwa pasangan Suhaidi-Maliki memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilkada Gayo Lues jika mampu menjaga momentum dukungan ini. “Dukungan dari tokoh-tokoh berpengaruh seperti Irmawan dan Muhammad Amru bukan hanya memperkuat legitimasi politik mereka, tetapi juga membuka jalan bagi aliansi strategis di tingkat provinsi dan nasional,” jelasnya.
Dengan semakin dekatnya hari pemungutan suara, pasangan Suhaidi-Maliki terus bergerak aktif melakukan sosialisasi dan kampanye di berbagai kecamatan. Mereka berfokus untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat dan menawarkan solusi konkret atas permasalahan yang ada. Tim kampanye Suhaidi-Maliki optimis bahwa kerja keras ini akan membuahkan hasil yang signifikan dalam Pilkada Gayo Lues.
Pilkada Gayo Lues 2024 tidak hanya menjadi ajang kompetisi politik, tetapi juga menjadi penentu arah pembangunan daerah dalam lima tahun ke depan. Masyarakat Gayo Lues akan menentukan apakah mereka ingin perubahan yang lebih besar di bawah kepemimpinan Suhaidi-Maliki atau memilih kandidat lain yang menawarkan visi yang berbeda. (tim)