TLii | SUMUT KAPOLRESTABES MEDAN
26/02/2025
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Kapolrestabes Medan 26 Februari 2025 Tim Jatanras Polrestabes Medan berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol), Jannus Welman Simanjuntak (43). Pelaku, Fadli alias F (45), warga Jalan Bunga Kardiol, Desa Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, ditangkap dengan tindakan tegas terukur setelah mencoba melawan polisi.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, mengungkapkan bahwa aksi keji ini telah direncanakan sebelumnya. Pelaku memesan layanan ojol melalui aplikasi InDriver dengan rute dari Jalan Pariama menuju Jalan Eka Rasmi Johor. Di tengah perjalanan, pelaku yang sudah menyiapkan pisau langsung menyerang korban dengan cara menggorok leher dan menikamnya berkali-kali.
“Pelaku menggorok leher korban dan menikamnya berkali-kali. Ini tindakan keji yang sudah direncanakan,” ujar Kombes Pol Gidion dalam konferensi pers, Selasa (25/2/2025).
Setelah memastikan korban tewas, pelaku membawa kabur mobil Toyota Avanza Silver BK B 2911 UFB milik korban. Jasad korban ditemukan pada Senin (24/2/2025) pukul 16.00 WIB di kawasan Dusun IV Namo Bintang, Desa Suka Rende, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.
Keluarga korban yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan ke polisi. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku di Jalan Bunga Kardiol. Saat hendak ditangkap, pelaku mencoba melawan sehingga polisi terpaksa menembak kedua kakinya.
Dalam interogasi, Fadli mengaku nekat melakukan aksi ini karena desakan ekonomi.
“Saya sudah gelap mata, saya butuh uang,” ujar pelaku dengan nada menyesal.
Polisi juga mengungkap bahwa Fadli merupakan residivis kasus penggelapan kendaraan bermotor dan pengguna narkoba. Tes urine menunjukkan bahwa pelaku berada dalam pengaruh narkotika saat melakukan aksinya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
Kasus ini menjadi pengingat bagi para pengemudi ojek online untuk lebih berhati-hati, terutama saat menerima orderan di lokasi sepi. Polisi mengimbau masyarakat agar segera melaporkan aktivitas mencurigakan guna mencegah kejadian serupa terulang, Terangnya.
Sumber : Humas Polrestabes Medan
Redaksi : Ruli Siswemi